Buat para personel Band Samson, mengkonsumsi
gamat-nama lain teripang di Malaysia-bukan cerita baru.
Sudah lebih dari setahun mereka rajin menelan gamat
dalam bentuk jeli. Minimal satu sendok makan mentimun
laut-julukan teripang-setiap hari dilahap para anggota
Band Samsons. Masing-masing ibu mereka selalu
mengingatkan agar anaknya tak lupa meminum jeli gamat.
Meminum jeli gamat kini ibarat sirup. Namun, saat
pertama kali mencoba rasanya mau muntah, ujar mereka
serempak. Rasa aneh itu tidak membuat jera para personel
Samsons untuk rutin mengkonsumsi. Maklum, manfaatnya
bagi tubuh langsung terasa. Meski harus manggung
seharian penuh dan berpindah-pindah tempat, stamina
mereka tetap terjaga.
Andre, manajer Band Samsons pun ikut tertarik
mengkonsumsi. Itu bermula dari serangan virus biopasi di
wajah Andre. Virus itu membuat setengah bagian muka
Andre kaku. Menurut diagnosis dokter mungkin karena
kecapaian kerja, ujar Andre. Selain menjalani
fisioterapi di salah satu rumah sakit di Jakarta, ia
rutin meminum gamat sebanyak 2 kali sehari agar sembuh.
Hasilnya kini mulai tampak. Badan Andre tidak lekas
capai. Yang terpenting wajah yang sebelumnya terasa
lumpuh mulai bisa digerakkan.
Dari semua personil Samsons, Irvan adalah orang
pertama yang merasakan gamat pada pertengahan 2005. Itu
bermula saat selesai berlatih gitar dan mengarang lagu
tenaga Irvan terkuras. Parahnya Irvan pun sering
diserang penyakit lambung ketika kelelahan mendera.
Untung sang Ibu, Fulia Sundari, memberikan gamat
kepadanya. Ide itu timbul lantaran sebelumnya Fulia
sembuh dari tumor payudara berkat gamat. Ayo nak, coba
ini agar penyakit lambungmu tidak sering kambuh, ujar
Fulia.
Sesendok makan jeli teripang itu diminum Irvan.
Setelah beberapa hari mengkonsumsi, penyakit lambung
akut yang diderita sejak di bangku SMA itu mulai jarang
datang. Wah, tiba-tiba saja stamina jadi bagus meski
harus main musik sampai tengah malam, ujar Irvan.
Khasiat itu menambah keyakinan Irvan untuk terus
mengkonsumsi gamat. Bahkan kini dosisnya ditingkatkan
menjadi 2 kali sehari, diminum sehabis makan siang dan
malam. Dari Irvan juga akhirnya keempat personel lain
tergiur mencoba. Saya sampai dijuluki pak dokter, kata
Irvan.
Konde mau menenggak jeli gamat setelah kulitnya yang
sensitif terasa mulai menggangu aktivitas. Saat keringat
membasahi tubuh, rasa gatal dan nyeri langsung
menyerang. Kulit putihnya berubah kemerahan bak kepiting
rebus. Saran dokter Konde perlu menghindari kontak lama
dengan sinar matahari. Namun, setelah rajin mengkonsumsi
jeli gamat, keluhan itu berkurang. Bahkan kandungan
kolagen dan omega 3 dari teripang itu kini membuat kulit
Konde menjadi cerah.
Bagi Bams ungkapan 'lebih baik sakit hati daripada
sakit gigi' nyaris tepat. Itu karena di penghujung 2005,
ia mengalami sakit gigi geraham sehabis operasi.
Gejalanya, gusi tampak membengkak. Itu membuat Bams
menderita, apalagi saat bernyanyi. Makan pun jadi sulit
sehingga tubuh Bams mudah lemas. Dari Irvan, Bams mau
mencoba meminum gamat. Beberapa hari setelah
mengkonsumsi rasa nyeri di gigi langsung hilang. Itu
lantaran gamat bersifat analgesik, penahan rasa
sakit.
Tak hanya itu, karena terlalu sering manggung Bams
pernah mengalami gangguan pita suara. Suaranya menjadi
serak bahkan nyaris hilang. Akibatnya, Bams absen
manggung selama seminggu sebelum tur di Makassar. Saat
absen manggung itu Bams mengobati pita suara dengan
meminum jeli mentimun laut dan tentunya obat dokter.
Hasilnya, Bams kini lantang bersuara di atas
panggung.
Setahun lalu adalah masa kelabu bagi Aldri. Saat itu
ia divonis memiliki tumor di telapak tangan. Aldri pun
mesti menjalani operasi pengangkatan tumor. Ini masih
ada bekasnya, tapi sudah membaik ujar Aldri. Dari Irvan,
Aldri mencoba ginseng dari dasar laut itu. Tak hanya
diminum, jeli itu juga dioles ke luka bekas operasi.
Hasilnya, goresan pisau operasi cepat menutup rapat.
Rupanya filum chinodermata itu memiliki kemampuan
memperbaiki sel-sel yang rusak.
Berbeda dari rekan lainnya, Erik tidak memiliki
masalah dengan kesehatan. Sampai saat ini kondisi tubuh
saya baik, ujarnya. Namun, karena rasa penasaran ia mau
mengkonsumsi gamat. Selesai manggung di Istora Senayan
Mei 2006 lalu Erik mencoba sesendok gamat. Enak, tapi
terasa dingin, ucapnya. (Lastioro Anmi
Tambunan)