DAN PENGAKUAN
DUNIA
Studi di China mengungkapkan bahwa Sea
Cucumber (Teripang, Tripang, Gamat) juga mengandung saponin glycosides.
Komponen ini mempunyai suatu struktur yang serupa dengan komponen
ginseng yang aktif, ganoderma, dan tumbuh-tumbuhan bumbu tonic yang
terkenal.
Studi di China ini menunjukkan adanya anti kanker
pada saponin dan polisakarida yang terkandung di dalam Sea Cucumber.
Studi modern ini membuktikan bahwa Sea Cucumber dapat digunakan
sebagai suatu tonik dan suplemen gizi.
Penelitian yang modern ini telah membuktikan
bahwa Sea Cucumber bermanfaat untuk penyakit
musculoskeletal inflam-matory, khususnya arthritis
rematik, osteoarthritis, dan ankylosing spondylitis,
penyakit rematik yang mempengaruhi tulang
belakang.
Efek terhadap HIV/AIDS: Dalam penelitian medis, lektin telah
ditemukan mempunyai efek therapeutic pada Human Immuno
deficiency Virus (HIV). Hasil tes laboratorium yang
menggunakan sel limfoid, menunjukkan bahwa lektin
tumbuhan yang dikenal sebagai jacalin, secara sempurna
dapat menghalangi virus HIV. Disamping kemampuannya
untuk menggumpalkan sel-sel yang sangat berbahaya,
lektin juga berperan sebagai indikator adanya
tumor.

Pengakuan Dunia
-
US FDA menggolongkan
Tripang emas sebagai "FOOD
GRADE"
-
Di Australia, sudah
dikembangkan untuk membantu pengobatan AIDS &
HIV.
-
Di
Melbourne, digunakan sebagai sumber protein yang
unik
-
Di
Malaysia dan Thailand digunakan sebagai antiseptik dan
pengobatan tradisional secara turun
menurun.
Di Australia & Amerika, ekstrak Sea Cucumber
bermanfaat sebagai:
- Obat untuk para atlet
- Suplemen untuk: Sakit sendi, reumatik,
osteo-arthritis
Di Asia (Malaysia, Indonesia, Singapura, dan
Brunei) Sea Cucumber lebih dari 500 tahun yang lalu telah digunakan
untuk tonik dan pengobatan tradisional.
Di China, Jepang, dan Korea, Sea Cucumber
digunakan sebagai makanan dan hidangan para bangsawan.